1. Sistem kepercayaan
Mayoritas masyarakat bali adalah beragama Hindu. Dalam
kehidupan beragama, masyarakat bali yang beragama Hindu percaya adanya
satu tuhan dalam bentuk Trimurti yang Esa yaitu Brahmana (yang
menciptakan), Wisnu (yang melindung dan memelihara), dan siwa (yang
merusak). Selain itu masyarakat bali juga percaya kepada berbagai Dewa
yana lain yang kedudukannya yang lebih rendah dari Trimurti, seperti
dewa Wahyu (dewa angin), dan Dewa Indra (dewa perang). Agama Hindu di
Bali juga mempercayai adanya roh abadi (Otman), buah dari setiap
perbuatan (Karmapala), kelahiran kembali dari jiwa (Punarbawa) dan
kebebasan jiwa (moksa), semua ajaran-ajaran itu berada di kitab Wedha.
Tempat untuk melakukan persembahyangan (ibadah) agama
Hindu di Bali dinamakan Pura atau Sangeh. Tempat ibadah ini berupa
sekelompok bangunan-bangunan suci yang sifatnya berbeda-beda. Ada yang
bersifat umum seperti Pura desa dan ada yang sifatnya khusus yaitu Pura
keluarga. Di bali terdapat beribu-ribu pura atau sangeh yang
masing-masing pura tersebut mempunyai hari upacara (hari perayaan)
tertentu sesuai denga perayaan leluhur mereka yang telah ditentukan oleh
sistem tanggalanya sendiri-sendiri.

